Dzikir

Hari ini, tanggal 4 November 2016, bertepatan dengan aksi damai ribuan kaum muslimin di Jakarta agar penista agama diproses secara hukum. Para pembela Al Quran berduyun-duyun menyuarakan kebenaran, bahwa kitab suci tidak boleh dinistakan seperti itu. Saya pun berdoa semoga semuanya berjalan lancar dan segala perjuangan menjadi bermakna dan barokah. Saya masih di Bandung, di itb tepatnya berjuang menyelesaikan urusan studi Saya yang baru tadi sore Saya submit draf disertasi Saya untuk direview. Alamdulillah, malam ini Saya juga mendapat email notifikasi acceptance with minor revision dari jurnal yang menjadi Syarat kelulusan Saya. Insyaallah langkah-langkah ini membawa Saya ke garis akhir yang diharapkan. Semoga barokah segala sesuatunya.

Dalam melewati naik turunnya semangat, Saya bersyukur dikelilingi orang-orang baik, soleh, hebat, dan menjadi panutan Saya, yang salah satunya mengajarkan dzikir ini pada Saya. ​Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir. Rekan S3 Saya yang sudah lulus duluan sering mengucap kalimat ini untuk menyemangati Saya dalam berjuang menyelesaikan studi. Baru malam ini Saya tergerak untuk mengetahui maknanya hingga menyadari bahwa masih begitu dangkalnya pengetahuan Saya tentang agama yang sudah Saya peluk sejak lahir. Setelah mengetahui artinya, Saya merinding, haru T_T. Insyaallah akan senantiasa Saya amalkan dalam menemani langkah perjuangan berikutnya. Alhamdulillah, hati lebih tenang dan semangat terjaga. 

(image source http://www.mohlimo.com/kedahsyatan-dzikir-hasbunallah-wanikmal-wakil/)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s