Kacamata Kuda

Sore ini Saya curhat ke Mama Saya, perihal studi Saya. Sudah masuk Agustus tapi masih banyak PR yang belum untuk bisa segera lulus. Kemudian ditambah cerita mengenai mahasiswa-mahasiswa dengan angkatan yang lebih muda dari Saya sudah persiapan menuju sidang tertutup. Ada juga yang jurnalnya publish sangat banyak padahal baru berapa tahun menempuh S3. Lha Saya yang udah mondok 5 tahun baru mau produksi hasil, kapan lulusnya? Ini juga masih on going nulisnya. Deg-degan, mules, etc pokoknya mendengar berita serupa ini. Down? Ga juga sih. Panik mungkin ya. Kenapa? Karena September sudah di depan mata yang artinya awal bulan depan Saya sudah harus kembali membagi waktu antara menyelesaikan disertasi dan mengajar. Ya Allah, mampukan hamba T_T.

Agak drama memang ya, yang lain aja ada yang sambil kerja, melahirkan, dll bisa juga lulus. Masa Saya yang cuma dikasih sibuk sedikit ngeluh sih? Wow, di saat-saat seperti ini nasehat Mama Saya selalu mujarab menenangkan hati.

“Yg seperti itu jadikan saja sebaai hiasan yg mewarnai perjalanan hidup, agar kita tdk jd sombong, ternyata ada orang lebih dari kita, tetapi bukan pula utk membuat kita down, justru jdkan cambuk untuk memecut semangat. Setiap orang punya jlnnya masing2. Jauhkan dari rasa iri melihat orang lebih sukses dari kita, krn itu sebagian dari penyakit hati. Allah sudah punya rencana indah utk hambanya yg selalu dekat dengannya.”

Kalimat di atas merupakan isi chat Mama untuk Saya. Sengaja curhatnya via teks supaya tidak terdengar getir saat curhat. Mama juga menyemangati saat tau Saya sudah dijadwalkan untuk mengajar di semester baru, jadika saja target untuk segera menyelesaikan sebelum amanah baru datang. Dan Saya paling suka kalimat terakhir. Saatnya ibadah dengan lebih khusyuk kepada Allah, memohon kemudahan dalam segala urusan. Kemudian, pasang kacamata kuda agar hanya fokus berbuat yang terbaik untuk yang sedang dihadapi saja. Setiap peneliti punya panggungnya masing-masing. Ini panggung Saya. Kemeriahan panggung ini tanggung jawab Saya. Semoga happy ending🙂. Bismillah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s