Berkomunikasi dengan Allah

Mudah bagi Allah mengetahui apa yang tersembunyi bahkan apa yang ada di dalam hati kita, hamba ciptaan-Nya. Yang sulit adalah bagi kita untuk menangkap komunikasi yang Allah berikan melalui firman-Nya. Dalam kondisi spiritual tertentu Saya seringkali mendapati suasana seolah Allah sedang benar-benar berkomunikasi dengan Saya. Entah mengapa ayat Al-Quran yang kebetulan sedang Saya baca (melanjutkan dari tanda berhenti sebelumnya), jika dibaca terjemahannya, sangat pas dengan suasana hati yang bahkan Saya tak ingin seorang-pun di dunia ini mengetahuinya. Allahuakbar!

Surat Al Hadid 20-24 yang Saya baca ba’da maghrib ini sanggup membuat suara Saya bergetar membacanya. Saya copy-kan sebagai berikut untuk pengingat di masa mendatang:

20. Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.

21. Berlomba-lombalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

22. Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.

23. Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri,

24. (yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir. Barang siapa berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya Allah, Dia Mahakaya lagi Maha Terpuji.

Sumber:http://www.tafsir.web.id/2013/04/tafsir-al-hadid-ayat-22-29.html#sthash.BZCqV9Sz.dpuf

Semoga Allah ridho atas setiap ilmu yang menyerap ke dalam kalbu ini dan menjadikan Saya lebih baik lagi. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s