Usir Galau

Lagi-lagi dari medsos (kali ini dp BBM seorang teman), Saya tertambat pada tulisan pada gambar yang dipasangnya. Isinya adalah anjuran, jika sedang galau maka bacalah doa Nabi Yunus berikut:

Laa ilaaha illa anta. Subhaanaka, innii kuntu minaz zhaalimiin

“Tiada Tuhan melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau (daripada melakukan aniaya, tolongkanlah daku)! Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri”.(QS Al-Anbiya’ : 87).
Doa tersebut dipanjatkan Nabi Yunus ketika berada di perut ikan paus. Tentu ada kisah yang melatarbelakanginya, namun doa tersebut memiliki arti yang mendalam bentuk berserah diri kita sebagai makhluk kepada Allah pencipta dunia semesta alam.
Memang dalam beberapa waktu terakhir setidaknya Saya mengalami tiga kegagalan yang sempat membuat galau:
  1. Keguguran. Gagal memiliki momongan di bulan April tahun depan. Sebelumnya Saya bercita-cita ingin sidang dalam kondisi perut besar karena mengandung dan hampir terkabul. Tapi rupanya Allah punya rencana lain, yang pasti demi kebaikan Saya pribadi dan calon buah hati nantinya. Hikmahnya, kondisi hamil pun harus Saya pastikan dalam kondisi yang baik, tidak stress. Maka Saya harus berjuang dulu menyelesaikan ini semua agar ketika diberi amanah kembali Saya dapat fokus pada kehamilan Saya.
  2. Tertundanya pengangkatan menjadi asisten ahli yang konon katanya karena ada syarat administrasi yang masih kurang ???  Agak janggal ketika jurnal yang Saya ajukan lagi-lagi dibandingkan dengan rekan lain yang mengajukan jurnal lebih baik, biasanya konferensi lokal pun sudah cukup. Padahal kegagalan ini intinya ada di syarat pengajaran yang masih kurang. Ini juga aneh karena Saya diminta menyertakan surat tugas mengajar di semester yang baru akan dijalani bukannya semester yang sudah berlalu kalau memang belum lengkap. Ketika pada akhirnya ada rekan lain yang pengajuannya diterima? Ya, mungkin belum rezeki Saya. Nanti dilengkapi lagi, sempurnakan lagi ikhtiarnya.
  3. Tidak diterimanya jurnal Saya yang sudah publish untuk klaim mata kuliah Jurnal Nasional. ??? Konon juga katanya karena jurnal ini masih baru dan bisa jadi karena penyelenggaranya yang sedang dalam sorotan dunia akademis. Padahal, dulu klaim untuk jurnal nasional tidak pernah serumit ini, dan tidak dibahas di rapat KPPS. Tapi ini terjadi. Promotor pun menjadi sasaran. Suatu hari nanti Saya ingin mengharumkan nama promotor Saya. Memulihkan kejadian ini meskipun Beliau tidak mengambil pusing dan hanya tertawa, namun bagi Saya menjadi cambuk untuk berjuang lebih baik.

Allahuakbar! Semoga Allah senantiasa menyertai langkahku dalam perjuangan ini. Aamiin.

Satu pemikiran pada “Usir Galau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s