Slow Cooker

Serunya punya suami yang mengerti masalah perdapuran adalah Saya tidak perlu merengek minta ditemani belanja bulanan atau curi-curi membeli alat dapur yang memang dibutuhkan. Biasanya laki-laki tidak paham kalau beberapa perabot rumah tangga memang dibutuhkan, alih-alih dibelikan malah dianggap pemborosan kalau tidak pandai cara menyampaikannya ke suami. Beruntungnya Saya, tidak meminta pun suami malah menawarkan… perlu apa lagi? Haha… maaf ya kalau bikin iri ;P.

Nah, pendatang baru di dapur kami kali ini adalah slow cooker. Semalam, perdana pemakaian alat ini untuk memasak tekwan. Sesuai dengan namanya, alat ini memasak dengan waktu yang sangat lama. Karena tidak sabar dan harus segera menyiapkan menu berbuka, bumbu dan jamur Saya masak terpisah, kemudian dihangatkan dengan slow cooker. Usut punya usut, kelebihan memasak dengan alat ini adalah gizi yang tetap terjaga. Menu yang bisa dimasak pun bervariasi, bisa lihat testimoni di sini atau di sini. Ada juga tips-tips menggunakan slow cooker yang dapat dibaca di sini.

Memakai slow cooker, ritme memasak perlu disesuaikan lagi. Karena memasaknya lama, masakan bisa ditinggal. Saya bisa menyiapkan bahan masakan untuk dimasukkan ke dalam slow cooker pada malam hari sebelum tidur, pagi harinya masakan sudah jadi dan siap disantap atau untuk bekal ke kantor misalnya. Mirip seperti mesin cuci di rumah.. malam mulai mencuci, pagi sudah bisa dijemur. Di barat, penggunaan slow cooker sudah sangat populer, Saya saja yang telat taunya.. hehe. Klop deh, peralatan ini membuat tugas rumah tangga Saya semakin ringan, cocok untuk istri atau ibu yang juga bekerja. Lebih lagi, kalau sudah punya baby, alat ini cocok untuk bikin mpasi🙂.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s