Ikhtiar

Sesungguhnya Saya sudah mulai merindukanmu… nak. Tapi Saya juga tidak ingin egois, membiarkanmu bersaing perhatian dengan apa yang sedang Saya perjuangkan untuk segera dituntaskan. Bagi Saya yang tidak tahu apa-apa, hikmah seperti inilah yang memelihara Saya agar terus berikhtiar dan bersemangat.

Tak mengapa jika Saya harus mengonsumsi atau melakukan ini itu sesuai yang disarankan banyak literatur, orang-orang, agar engkau segera hadir. Hanya satu yang belum bisa, tidak kelelahan. Semoga lelah ini tidak menghalangimu, justru menguatkanmu melalui setiap keajaiban menuju dunia. Ikhtiarku adalah segera mengembalikan sebagian waktu untuk fokus kepadamu kelak.

Semoga engkau hadir di waktu yang tepat. Allah yang Maha Mengetahui.. nak. Dari sebuah pengajian disampaikan bahwa tiap-tiap jiwa yang akan lahir ke bumi sudah menunggu di tempatnya bahkan jauh sebelum manusia yang akan menjadi orangtuanya itu berjodoh. Semakin menguatkan bahwa porsi manusia adalah untuk berikhtiar dan berserah diri.  Kini rasa rindu akan kehadiranmu di tengah-tengah kami menjadi pecut semangat yang sangat berharga.  Ayo, 3 publikasi… SK 4, draf disertasi, Prasidang tertutup, Sidang Tertutup, Buku Disertasi, Sidang Terbuka. Semoga Allah meridhoi. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s